Film Kuasa Gelap kembali menghadirkan teror yang menggabungkan horor supernatural dan pergulatan iman melalui sekuel berjudul Kuasa Gelap: Perjanjian Darah. Film garapan Rizal Mantovani ini resmi dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 8 Oktober 2026 dengan Jerome Kurnia dan Lukman Sardi yang kembali memerankan dua romo eksorsis.
Kehadiran sekuel ini menjadi perhatian penggemar horor Indonesia karena ceritanya tidak hanya mengandalkan penampakan menyeramkan. Ancaman utamanya berkaitan dengan perjanjian darah leluhur dan entitas gelap bernama Rephaim yang menyeret sebuah keluarga ke dalam rangkaian kejadian mengerikan.
Dari informasi resmi Lembaga Sensor Film (LSF), film ini memiliki durasi 117 menit dan masuk kategori horor religi. Ceritanya memperluas dunia film pertama dengan mempertemukan praktik pesugihan dalam latar masyarakat Indonesia dan ritual eksorsisme Katolik.
Bagi penonton yang ingin mengetahui cerita sebelum membeli tiket, ada beberapa hal menarik untuk diperhatikan. Mulai dari sinopsis tanpa membocorkan seluruh konflik hingga daftar pemain dan jadwal penayangan, informasi dasarnya dapat membantu menentukan apakah film ini sesuai dengan selera tontonan kalian.
Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Tayang Kapan?
Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah resmi tercatat memiliki tanggal tayang 8 Oktober 2026 di Indonesia. Film ini berdurasi 117 menit atau sekitar 1 jam 57 menit dan disutradarai oleh Rizal Mantovani.
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Judul | Kuasa Gelap: Perjanjian Darah |
| Judul internasional | Dominion of Darkness: Rephaim |
| Tanggal tayang | 8 Oktober 2026 |
| Genre | Horor religi |
| Sutradara | Rizal Mantovani |
| Durasi | 117 menit |
| Klasifikasi usia | R13 |
| Pemeran utama | Jerome Kurnia, Lukman Sardi |
| Tema utama | Eksorsisme dan perjanjian darah |
Penayangan film ini dapat diperiksa melalui situs jaringan bioskop yang menyediakan jadwal dan informasi tiket. Salah satu sumber yang bisa digunakan adalah Cinema XXI, yang menampilkan halaman khusus untuk film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah.
Perlu diperhatikan bahwa jadwal dan ketersediaan kursi dapat berbeda menurut kota serta lokasi bioskop. Karena itu, tanggal rilis nasional tidak otomatis menjamin semua cabang memiliki jam tayang yang sama.
Sinopsis Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah
Sinopsis film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah mengikuti Romo Thomas dan Romo Rendra yang kembali menghadapi kasus supernatural berbahaya di Jawa Timur. Sebuah keluarga mengalami serangkaian peristiwa mengerikan yang ternyata berhubungan dengan rahasia masa lalu serta perjanjian darah yang melibatkan leluhur mereka.
Kisah semakin menegangkan ketika Daniel, seorang pemuda yang diperankan Venly Arauna, menjadi pusat teror akibat kerasukan entitas bernama Rephaim. Ancaman tersebut membuat kedua romo harus menghadapi persoalan yang jauh lebih rumit daripada sekadar mengusir kekuatan jahat dari tubuh seseorang.
Konflik utama film ini berpusat pada konsekuensi dari perjanjian yang dibuat pada masa lalu. Kesepakatan dengan kekuatan gelap tersebut menjadi ancaman lintas generasi sehingga masalah yang dihadapi keluarga itu tidak bisa dipisahkan dari sejarah leluhur mereka.
Berbeda dari horor yang hanya menempatkan tokoh utama dalam situasi menakutkan, premis film ini memberi ruang bagi konflik moral dan spiritual. Pilihan manusia untuk memperoleh keuntungan dengan mengorbankan sesuatu yang berharga menjadi salah satu gagasan penting dalam cerita.
Ritual eksorsisme menjadi elemen penting yang menggerakkan konflik. Romo Thomas dan Romo Rendra harus mencari cara untuk menghentikan teror sekaligus menghadapi persoalan iman yang menyertai tugas mereka.
Judul Perjanjian Darah juga memberikan petunjuk mengenai arah konflik yang diangkat. Kata tersebut berkaitan dengan kesepakatan gelap yang memiliki konsekuensi serius, bukan sekadar simbol untuk menciptakan suasana menyeramkan.
Penonton yang menyukai film horor dengan misteri keluarga kemungkinan akan menemukan daya tarik pada hubungan antara kejadian masa kini dan rahasia masa lampau. Meski begitu, pengalaman menonton tetap akan bergantung pada cara film mengembangkan karakter, ketegangan, dan penyelesaian konflik.
Daftar Pemain Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah
Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menghadirkan Jerome Kurnia dan Lukman Sardi sebagai pemeran utama. Keduanya kembali memerankan Romo Thomas dan Romo Rendra, sementara sejumlah pemain lain mengisi karakter yang berkaitan dengan kasus supernatural baru dalam cerita.
| Aktor atau aktris | Karakter |
|---|---|
| Jerome Kurnia | Romo Thomas |
| Lukman Sardi | Romo Rendra |
| Venly Arauna | Daniel |
| Lydia Kandou | Suster Aloysia |
| Ferry Salim | Halim |
| Feby Febiola | Linda |
| Keysha Angelica | Nia |
| Kiki Narendra | Romo Wicaksana |
| Faiz Vishal | Bayu |
| Astrid Tiar | Maya |
| Sisca Saras | Suster Aloysia muda |
| Abiyyu Barakbah | Rendra muda |
Jerome Kurnia sebagai Romo Thomas
Jerome Kurnia kembali menjadi Romo Thomas yang terlibat dalam penanganan kasus eksorsisme. Karakter ini menjadi salah satu poros utama cerita ketika ancaman baru muncul dan memaksa para tokoh menghadapi persoalan yang tidak sederhana.
Kembalinya karakter tersebut menjaga kesinambungan dengan film pertama. Penonton yang sudah mengenal Romo Thomas dapat mengikuti perkembangan perannya dalam menghadapi kasus yang berbeda.
Lukman Sardi sebagai Romo Rendra
Lukman Sardi kembali memerankan Romo Rendra yang mendampingi Romo Thomas. Dalam keterangan produksi yang dipublikasikan Paragon Pictures, karakter ini disebut akan menghadapi cobaan iman yang besar.
Konflik spiritual menjadi aspek yang penting bagi perkembangan karakter tersebut. Perjuangannya tidak hanya berkaitan dengan ancaman supernatural tetapi juga keyakinan yang harus dipertahankan saat menghadapi situasi ekstrem.
Venly Arauna sebagai Daniel
Daniel merupakan salah satu karakter sentral dalam kasus supernatural di film ini. Karakter yang dimainkan Venly Arauna menjadi pusat teror setelah tubuhnya dirasuki Rephaim.
Posisi Daniel membuat konflik film memiliki taruhan yang lebih personal. Penonton tidak hanya mengikuti upaya menghentikan entitas jahat tetapi juga menyaksikan dampak kerasukan terhadap manusia yang menjadi korbannya.
Lydia Kandou dan Ferry Salim
Lydia Kandou berperan sebagai Suster Aloysia, sedangkan Ferry Salim memerankan Halim. Keduanya menjadi bagian dari jajaran pemain yang memperluas hubungan antarkarakter dalam cerita.
Kehadiran pemain senior juga memberi variasi pada komposisi pemeran. Namun, porsi dan perkembangan setiap karakter sebaiknya dinilai setelah menonton film secara utuh.
Apa Itu Iblis Rephaim dalam Film Kuasa Gelap?
Rephaim adalah entitas gelap yang menjadi ancaman utama dalam Kuasa Gelap: Perjanjian Darah. Dalam sinopsis yang tersedia, sosok tersebut berkaitan dengan perjanjian darah leluhur dan menjadi penyebab teror yang dihadapi Romo Thomas serta Romo Rendra.
Konsep Rephaim dalam film berfungsi sebagai penghubung antara rahasia masa lalu dan konflik masa kini. Keberadaannya membuat permasalahan keluarga yang diteror tidak berhenti pada satu kejadian, melainkan berkembang menjadi ancaman yang lebih luas.
Penting untuk membedakan penggambaran tersebut dari klaim faktual tentang dunia nyata. Rephaim dalam konteks pembahasan ini merupakan bagian dari narasi film, sehingga detail cerita tidak otomatis menjadi bukti tentang keberadaan entitas supernatural.
Mengapa Rephaim menjadi ancaman besar?
Rephaim digambarkan memiliki hubungan dengan perjanjian yang diwariskan dari generasi sebelumnya. Konflik menjadi lebih rumit karena para tokoh harus menghadapi akibat dari keputusan yang tidak sepenuhnya berasal dari tindakan mereka sendiri.
Premis itu memberi ruang bagi ketegangan psikologis di luar adegan horor. Rasa takut muncul karena karakter harus mencari jalan keluar dari masalah yang berakar pada sejarah keluarga.
Ancaman terhadap Daniel juga menambah urgensi cerita. Selama kerasukan belum dihentikan, keselamatan manusia yang terlibat menjadi taruhan utama.
Apa yang Membedakan Kuasa Gelap 2 dari Film Pertama?
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah memperluas konflik dari kasus eksorsisme menjadi persoalan yang menghubungkan pesugihan, perjanjian darah, dan rahasia leluhur. Produksi sekuel ini juga diarahkan untuk menghadirkan skala cerita lebih besar dibandingkan film sebelumnya.
| Aspek | Film Kuasa Gelap (2024) | Kuasa Gelap: Perjanjian Darah (2026) |
|---|---|---|
| Posisi dalam waralaba | Film pertama | Sekuel |
| Fokus cerita | Eksorsisme | Eksorsisme dan perjanjian darah |
| Tokoh utama | Romo Thomas dan Romo Rendra | Romo Thomas dan Romo Rendra |
| Ancaman utama | Kasus supernatural pada film pertama | Rephaim dan rahasia leluhur |
| Sutradara | Bobby Prasetyo | Rizal Mantovani |
Film pertama disutradarai Bobby Prasetyo, sedangkan sekuelnya ditangani Rizal Mantovani. Perubahan sutradara menjadi salah satu hal yang menarik untuk diamati dalam perkembangan gaya visual dan cara penyampaian cerita.
Perbedaan lain terlihat pada perluasan tema. Jika eksorsisme menjadi salah satu identitas utama waralaba, sekuel ini menambahkan persoalan pesugihan dan perjanjian darah sebagai bagian dari konflik sentral.
Pendekatan tersebut dapat membuat cerita terasa lebih dekat dengan persoalan yang dikenal dalam berbagai kisah horor Indonesia. Rahasia keluarga, keinginan memperoleh keuntungan secara instan, dan konsekuensi pilihan menjadi bahan untuk membangun ketegangan.
Namun, skala produksi yang lebih besar tidak otomatis menjamin kualitas cerita lebih baik. Kekuatan sekuel tetap bergantung pada pengembangan karakter, konsistensi aturan dunia cerita, dan kemampuan menjaga ketegangan hingga akhir.
Siapa Sutradara dan Tim Produksi Film Kuasa Gelap 2?
Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah disutradarai Rizal Mantovani dengan skenario yang ditulis Andri Cahyadi dan Robert Ronny. Produksi film melibatkan Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment bersama sejumlah mitra produksi lainnya.
Rizal Mantovani dikenal sebagai sutradara yang menangani berbagai film Indonesia. Penunjukannya untuk sekuel ini menjadi bagian dari upaya memperluas dunia cerita Kuasa Gelap dengan ancaman supernatural yang berbeda.
Robert Ronny turut berperan sebagai produser sekaligus penulis skenario. Sementara itu, Prima Taufik tercatat sebagai produser bersama Robert Ronny dalam data film yang dipublikasikan oleh LSF dan Indonesian Film Center.
Berikut sejumlah nama penting dalam produksi film tersebut.
| Posisi | Nama |
|---|---|
| Sutradara | Rizal Mantovani |
| Penulis skenario | Andri Cahyadi, Robert Ronny |
| Produser | Robert Ronny, Prima Taufik |
| Penata kamera | Yadi Sugandi |
| Penyunting gambar | Wawan I. Prabowo |
| Penata musik | Ricky Lionardi |
| Penata suara | Febri Pratama |
Komposisi tim ini memperlihatkan bahwa sekuel tersebut melibatkan unsur kreatif dari penulisan hingga pengolahan suara. Dalam film horor, aspek suara dan penyuntingan berperan penting untuk membangun suasana sekaligus mengatur kapan penonton menerima informasi tentang ancaman.
Musik yang ditempatkan dengan tepat dapat meningkatkan ketegangan tanpa harus selalu menampilkan sosok menyeramkan. Sementara itu, penyuntingan membantu menjaga ritme cerita agar misteri tidak terbuka terlalu cepat.
Apakah Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah Tayang di IMAX?
Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah tercantum dalam katalog Cinema XXI dengan format IMAX 2D. Ketersediaan format tersebut dapat diperiksa melalui halaman film dan jadwal bioskop yang menayangkannya.
Format IMAX 2D memungkinkan penonton menikmati gambar pada layar berukuran besar tanpa menggunakan efek tiga dimensi. Bagi film horor, layar yang lebih luas dapat membantu menonjolkan detail visual dan komposisi ruang.
Meski demikian, pengalaman menonton tidak hanya ditentukan oleh ukuran layar. Kualitas proyeksi, tata suara, posisi kursi, dan preferensi pribadi juga memengaruhi kenyamanan saat menikmati film.
Sebelum membeli tiket, periksa beberapa hal berikut.
- Buka situs atau aplikasi resmi jaringan bioskop.
- Pilih kota dan lokasi bioskop yang ingin dikunjungi.
- Cari judul Kuasa Gelap: Perjanjian Darah.
- Periksa pilihan format reguler atau IMAX 2D.
- Cocokkan jam tayang dengan waktu yang tersedia.
- Periksa harga tiket sebelum menyelesaikan transaksi.
Jadwal yang tercantum secara daring dapat berubah mengikuti kebijakan masing-masing bioskop. Pastikan informasi yang muncul masih berlaku ketika transaksi dilakukan.
Berapa Durasi dan Rating Usia Film Kuasa Gelap?
Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah memiliki durasi 117 menit dengan klasifikasi usia R13 menurut Lembaga Sensor Film. Film ini mengandung unsur kekerasan dan mengangkat tema eksorsisme serta perjanjian darah melawan kekuatan gelap.
Durasi hampir dua jam memberi ruang bagi pengembangan konflik keluarga dan perjalanan karakter utama. Penonton dapat mengikuti proses munculnya ancaman, penyelidikan terhadap rahasia masa lalu, dan upaya menghadapi entitas supernatural.
Klasifikasi R13 berarti film ditujukan untuk penonton berusia 13 tahun ke atas sesuai klasifikasi yang tercantum pada sumber resmi. Orang tua tetap perlu mempertimbangkan sensitivitas anak terhadap adegan horor dan kekerasan.
Sebaiknya jangan hanya melihat genre ketika memilih tontonan bersama keluarga. Tema kerasukan, ritual, dan ancaman terhadap keselamatan karakter dapat terasa intens bagi penonton yang belum terbiasa dengan film horor.
Fakta Menarik Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah memiliki beberapa fakta yang menarik perhatian penggemar horor. Mulai dari posisinya sebagai sekuel film tahun 2024 hingga penggunaan tema perjanjian darah, film ini berusaha memperluas cerita yang telah diperkenalkan sebelumnya.
1. Sekuel dari film yang sukses di bioskop
Menurut pengumuman Paragon Pictures pada Maret 2026, film pertama Kuasa Gelap meraih lebih dari 1,4 juta penonton di bioskop Indonesia. Pengumuman yang sama menyebut film tersebut telah terjual ke 53 negara dan menduduki peringkat teratas Netflix Indonesia pada awal 2025.
Pencapaian itu menjadi salah satu alasan mengapa kelanjutan ceritanya menarik untuk dinantikan. Sekuel membawa ekspektasi untuk mempertahankan identitas film pertama sekaligus menawarkan konflik baru.
2. Mengangkat pertemuan pesugihan dan eksorsisme Katolik
Salah satu ciri utama film ini adalah pertemuan tema pesugihan dengan eksorsisme Katolik dalam satu cerita horor. Konsep tersebut diumumkan sebagai bagian dari pengembangan dunia Kuasa Gelap sejak informasi produksi dirilis pada Maret 2026.
Pertemuan dua unsur tersebut menciptakan ruang untuk membangun konflik antara keinginan manusia dan tanggung jawab moral. Film menggunakan tema tersebut sebagai landasan cerita tanpa harus diperlakukan sebagai dokumentasi faktual tentang praktik supernatural.
3. Menghadirkan karakter Rephaim
Rephaim menjadi nama penting dalam sekuel ini karena berkaitan dengan kerasukan Daniel. Entitas tersebut digambarkan lahir dari perjanjian darah leluhur dan menjadi ancaman bagi tokoh-tokoh utama.
Kehadiran Rephaim memberi identitas baru pada konflik film. Penonton tidak hanya menghadapi misteri tentang siapa yang dirasuki tetapi juga mencari tahu bagaimana hubungan antara teror dan masa lalu keluarga terbentuk.
4. Kembali menampilkan duo romo eksorsis
Jerome Kurnia dan Lukman Sardi kembali sebagai Romo Thomas serta Romo Rendra. Keberadaan dua karakter tersebut menjaga kesinambungan cerita dari film pertama menuju sekuel.
Kembalinya tokoh utama memungkinkan pengembangan karakter tanpa harus memperkenalkan seluruh latar belakang dari awal. Penonton lama juga mempunyai konteks untuk memahami dinamika kedua romo saat menghadapi kasus baru.
5. Mengembangkan skala produksi dan format penayangan
Informasi produksi menyebut sekuel ini dirancang dengan skala lebih besar dan eksplorasi tema yang lebih mendalam. Data LSF juga mencatat bahwa film tersebut tersedia dalam konteks penayangan IMAX, yang menambah pilihan pengalaman menonton.
Format layar besar dapat menjadi daya tarik bagi penonton yang mengutamakan pengalaman visual. Namun, kualitas cerita tetap menjadi unsur utama dalam menentukan apakah sebuah film horor berhasil meninggalkan kesan setelah selesai ditonton.
Apakah Film Kuasa Gelap 2 Layak Ditonton Penggemar Horor?
Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menarik untuk dipertimbangkan oleh penggemar horor supernatural yang menyukai kisah kerasukan, rahasia keluarga, dan konflik spiritual. Perpaduan unsur tersebut menjadi fondasi cerita yang berbeda dari horor yang hanya mengandalkan kejutan visual.
Ada beberapa alasan yang membuat film ini berpotensi menarik bagi penonton.
- Penggemar horor religi: tema eksorsisme menjadi salah satu pusat konflik.
- Penyuka misteri keluarga: rahasia leluhur berperan dalam membangun teror.
- Pengikut film pertama: kembalinya Romo Thomas dan Romo Rendra menjaga kesinambungan cerita.
- Pencinta horor Indonesia: film menggabungkan unsur pesugihan dan eksorsisme Katolik.
- Penonton yang menyukai layar besar: format IMAX 2D tersedia dalam katalog bioskop tertentu.
Meski begitu, kecocokan film tetap bergantung pada preferensi masing-masing. Penonton yang tidak nyaman dengan tema kerasukan, ritual, atau kekerasan sebaiknya memperhatikan klasifikasi usia dan informasi kandungan film sebelum membeli tiket.
Cara Mengecek Jadwal Film Kuasa Gelap Terbaru
Jadwal film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah dapat diperiksa melalui situs bioskop atau aplikasi pemesanan tiket yang tersedia di wilayah masing-masing. Informasi tersebut membantu memastikan lokasi penayangan, format layar, jam tayang, dan harga tiket sebelum perjalanan ke bioskop.
Berikut langkah untuk memeriksa jadwalnya.
- Kunjungi situs resmi jaringan bioskop yang ingin digunakan.
- Cari judul Kuasa Gelap: Perjanjian Darah.
- Tentukan kota dan cabang bioskop.
- Pilih tanggal menonton.
- Periksa jam tayang yang tersedia.
- Bandingkan harga tiket reguler dan IMAX jika keduanya tersedia.
- Lanjutkan pembelian melalui kanal resmi.
Jika judul film tidak muncul di lokasi tertentu, periksa cabang lain di kota yang sama. Film yang sudah dirilis secara nasional belum tentu memiliki jadwal seragam di setiap bioskop.
Untuk informasi yang tercatat secara resmi, gunakan halaman Cinema XXI atau data film dari Lembaga Sensor Film. Kedua sumber tersebut dapat membantu membedakan informasi jadwal dan identitas film dari unggahan promosi yang belum terverifikasi.
Dampak Tema Perjanjian Darah Terhadap Cerita
Tema perjanjian darah memberi film ini landasan konflik yang lebih luas daripada satu kasus kerasukan. Rahasia masa lalu menjadi bagian dari ancaman masa kini sehingga tindakan para leluhur ikut memengaruhi keselamatan karakter yang hidup pada generasi berikutnya.
Dari sudut pandang penceritaan, konsep tersebut membuka pertanyaan tentang tanggung jawab dan konsekuensi. Karakter dapat menghadapi akibat dari keputusan yang tidak mereka buat sendiri, tetapi mereka tetap harus menentukan langkah untuk menghadapi ancaman yang muncul.
Konflik semacam ini juga memungkinkan film mengembangkan ketegangan secara bertahap. Informasi mengenai masa lalu bisa dibuka sedikit demi sedikit untuk menjaga rasa penasaran penonton.
Tema tersebut tidak harus dipahami sebagai pembenaran terhadap praktik pesugihan atau perjanjian supernatural. Dalam konteks film, unsur tersebut berfungsi sebagai perangkat naratif untuk mengembangkan konflik dan menguji keyakinan para karakter.
Bagi industri film Indonesia, pendekatan yang memadukan latar budaya lokal dan horor religi menunjukkan adanya ruang untuk mengembangkan cerita dengan identitas tersendiri. Tantangannya adalah menjaga keseimbangan antara suasana seram, kedalaman karakter, dan alur yang tetap mudah diikuti.
Perkembangan Waralaba Kuasa Gelap ke Depan
Keberlanjutan waralaba Kuasa Gelap akan bergantung pada respons penonton terhadap sekuel ini dan kemampuan tim kreatif menjaga kualitas cerita. Perluasan mitologi supernatural dapat membuka peluang bagi kisah baru selama setiap konflik memiliki dasar yang kuat dan tidak sekadar mengulang formula sebelumnya.
Keberadaan Romo Thomas dan Romo Rendra memberikan fondasi karakter yang bisa terus dikembangkan. Namun, cerita berikutnya tetap membutuhkan tantangan yang berbeda agar perjalanan kedua tokoh tidak terasa monoton.
Perkembangan film horor Indonesia juga menunjukkan pentingnya membangun identitas cerita yang mudah dikenali. Latar lokal, persoalan keluarga, dan konflik spiritual dapat menjadi kekuatan apabila dipadukan dengan penulisan yang terarah.
Pada akhirnya, daya tarik Kuasa Gelap: Perjanjian Darah terletak pada bagaimana sebuah rahasia lama mengubah kehidupan orang-orang yang tidak pernah mengharapkan teror tersebut. Penonton yang mengikuti waralaba ini dapat menilai sendiri apakah perluasan cerita melalui Rephaim dan perjanjian darah berhasil memberi pengalaman yang lebih kuat daripada film sebelumnya.
FAQ Seputar Film Kuasa Gelap
Film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah tayang kapan?
Film ini resmi tercatat tayang di Indonesia pada 8 Oktober 2026.
Siapa pemain utama film Kuasa Gelap 2?
Jerome Kurnia sebagai Romo Thomas dan Lukman Sardi sebagai Romo Rendra menjadi pemeran utama.
Apa sinopsis Kuasa Gelap: Perjanjian Darah?
Ceritanya mengikuti dua romo eksorsis yang menghadapi teror keluarga akibat perjanjian darah leluhur dan entitas bernama Rephaim.
Berapa durasi film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah?
Durasi film ini adalah 117 menit atau sekitar 1 jam 57 menit.
Apakah Kuasa Gelap: Perjanjian Darah tersedia dalam format IMAX?
Ya, film ini tercantum dalam katalog Cinema XXI untuk format IMAX 2D. Ketersediaan di setiap lokasi perlu diperiksa melalui jadwal bioskop.