Kalender Jawa November 2026 Lengkap: Tanggalan Jawa, Weton, Pasaran, dan Wuku

Kalender Jawa November 2026 menjadi salah satu informasi yang banyak dicari menjelang pergantian bulan. Masyarakat yang masih menggunakan penanggalan tradisional Jawa biasanya membutuhkan informasi weton untuk menentukan hari baik, menghitung hari kelahiran, mencari neptu, hingga mengetahui pasaran untuk berbagai keperluan adat.

Memasuki November 2026, mengetahui perpaduan kalender Masehi dan kalender Jawa bisa membantu kita merencanakan berbagai kegiatan. Terlebih lagi, sistem penanggalan Jawa memiliki siklus pasaran lima hari yang berbeda dari kalender Masehi.

Salah satu hal penting dalam membaca kalender Jawa adalah memahami hubungan antara hari biasa, pasaran, tanggal Jawa, dan wuku. Keempat unsur tersebut saling berkaitan sehingga tidak cukup hanya melihat nama hari untuk mengetahui weton secara lengkap.

Dengan mengetahui kalender Jawa November 2026, pencarian tanggal kelahiran, perhitungan weton, serta penentuan tanggal untuk keperluan tradisi dapat dilakukan lebih mudah. Data penanggalan tetap perlu dibedakan dari tafsir primbon yang bersifat tradisional dan bukan kepastian ilmiah.

Kalender Jawa November 2026

Kalender Jawa November 2026 dimulai pada Minggu Pahing, 21 Jumadilawal 1960 Jawa, dan berakhir pada Senin Legi, 20 Jumadilakir 1960 Jawa. Bulan ini memiliki 30 hari dengan lima pasaran yaitu Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Wuku yang berlangsung meliputi Sinta, Landep, Wukir, Kurantil, dan Tolu.

Kalender Jawa November 2026 Lengkap dengan Weton dan Pasaran

Tanggal MasehiHariPasaranTanggal Jawa
1 November 2026MingguPahing21 Jumadilawal
2 November 2026SeninPon22 Jumadilawal
3 November 2026SelasaWage23 Jumadilawal
4 November 2026RabuKliwon24 Jumadilawal
5 November 2026KamisLegi25 Jumadilawal
6 November 2026JumatPahing26 Jumadilawal
7 November 2026SabtuPon27 Jumadilawal
8 November 2026MingguWage28 Jumadilawal
9 November 2026SeninKliwon29 Jumadilawal
10 November 2026SelasaLegi30 Jumadilawal
11 November 2026RabuPahing1 Jumadilakir
12 November 2026KamisPon2 Jumadilakir
13 November 2026JumatWage3 Jumadilakir
14 November 2026SabtuKliwon4 Jumadilakir
15 November 2026MingguLegi5 Jumadilakir
16 November 2026SeninPahing6 Jumadilakir
17 November 2026SelasaPon7 Jumadilakir
18 November 2026RabuWage8 Jumadilakir
19 November 2026KamisKliwon9 Jumadilakir
20 November 2026JumatLegi10 Jumadilakir
21 November 2026SabtuPahing11 Jumadilakir
22 November 2026MingguPon12 Jumadilakir
23 November 2026SeninWage13 Jumadilakir
24 November 2026SelasaKliwon14 Jumadilakir
25 November 2026RabuLegi15 Jumadilakir
26 November 2026KamisPahing16 Jumadilakir
27 November 2026JumatPon17 Jumadilakir
28 November 2026SabtuWage18 Jumadilakir
29 November 2026MingguKliwon19 Jumadilakir
30 November 2026SeninLegi20 Jumadilakir

Tabel tersebut memperlihatkan bahwa pergantian pasaran berlangsung secara berurutan setiap hari. Setelah Kliwon, siklus kembali ke Legi dan kemudian berlanjut ke Pahing, Pon, serta Wage.

Baca Juga:  Kalender Haid 2026: Cara Menghitung Siklus Menstruasi, Prediksi Haid Berikutnya, dan Masa Subur

Perubahan bulan Jawa juga terlihat pada 11 November 2026. Tanggal tersebut menjadi awal bulan Jumadilakir setelah tanggal 10 November menutup Jumadilawal pada tanggal 30.

Daftar Weton November 2026 dan Nilai Neptu

Weton November 2026 merupakan gabungan antara tujuh hari dalam kalender umum dan lima pasaran Jawa. Setiap kombinasi memiliki nilai neptu yang dihitung dengan menjumlahkan angka hari dan angka pasarannya.

TanggalWetonNeptu
1 NovemberMinggu Pahing14
2 NovemberSenin Pon11
3 NovemberSelasa Wage7
4 NovemberRabu Kliwon15
5 NovemberKamis Legi13
6 NovemberJumat Pahing15
7 NovemberSabtu Pon16
8 NovemberMinggu Wage9
9 NovemberSenin Kliwon12
10 NovemberSelasa Legi8
11 NovemberRabu Pahing16
12 NovemberKamis Pon15
13 NovemberJumat Wage10
14 NovemberSabtu Kliwon17
15 NovemberMinggu Legi10
16 NovemberSenin Pahing13
17 NovemberSelasa Pon10
18 NovemberRabu Wage11
19 NovemberKamis Kliwon16
20 NovemberJumat Legi11
21 NovemberSabtu Pahing18
22 NovemberMinggu Pon12
23 NovemberSenin Wage8
24 NovemberSelasa Kliwon11
25 NovemberRabu Legi12
26 NovemberKamis Pahing17
27 NovemberJumat Pon13
28 NovemberSabtu Wage13
29 NovemberMinggu Kliwon13
30 NovemberSenin Legi9

Cara Menghitung Neptu Weton Jawa

Neptu weton merupakan hasil penjumlahan nilai hari dan nilai pasaran. Perhitungan ini dikenal dalam tradisi primbon Jawa dan sering digunakan sebagai dasar pembacaan weton.

Nilai setiap hari dan pasaran adalah sebagai berikut.

Neptu hari:

Nama HariNilai
Minggu5
Senin4
Selasa3
Rabu7
Kamis8
Jumat6
Sabtu9

Neptu pasaran:

Nama PasaranNilai
Legi5
Pahing9
Pon7
Wage4
Kliwon8

Sebagai contoh, 1 November 2026 mempunyai weton Minggu Pahing. Nilai Minggu adalah 5 dan Pahing bernilai 9 sehingga hasil penjumlahannya adalah 14.

Contoh lainnya adalah 2 November 2026 yang memiliki weton Senin Pon. Nilai Senin sebesar 4 ditambah Pon sebesar 7 menghasilkan neptu 11.

Weton Dengan Neptu Tertinggi Pada November 2026

Berdasarkan daftar perhitungan tersebut, Sabtu Pahing pada 21 November 2026 memiliki neptu 18. Sementara itu, Selasa Wage pada 3 November 2026 memiliki neptu 7.

Perbedaan angka tersebut merupakan bagian dari sistem numerologi tradisional Jawa. Neptu tidak dapat digunakan sebagai ukuran ilmiah untuk menentukan keberhasilan, karakter, atau masa depan seseorang.

Wuku Kalender Jawa November 2026

Wuku merupakan bagian dari sistem penanggalan Jawa yang menggunakan siklus 30 minggu. Setiap wuku berlangsung selama tujuh hari sehingga satu putaran Pawukon berjumlah 210 hari.

TanggalNama Wuku
1–7 November 2026Sinta
8–14 November 2026Landep
15–21 November 2026Wukir
22–28 November 2026Kurantil
29–30 November 2026Tolu

Perubahan wuku berlangsung setiap tujuh hari. Karena November dimulai pada Minggu, pergantian wuku terjadi pada hari Minggu berikutnya.

Baca Juga:  Kalender Maret 2027: Tanggal Merah, Cuti Bersama, Libur Lebaran, dan Harian

Wuku Sinta

Wuku Sinta berlangsung pada 1 sampai 7 November 2026. Wuku ini menjadi bagian pertama dari rangkaian Pawukon yang muncul selama bulan November.

Dalam tradisi Pawukon, setiap wuku mempunyai simbol dan uraian tersendiri. Wuku Sinta juga dikenal melalui berbagai penafsiran dalam literatur primbon Jawa.

Wuku Landep

Wuku Landep berlangsung pada 8 sampai 14 November 2026. Periode ini dimulai pada Minggu Wage dan berakhir pada Sabtu Kliwon.

Nama Landep merupakan salah satu nama dalam urutan 30 wuku. Penjelasan mengenai karakter dan simbolnya dapat berbeda menurut sumber tradisi yang digunakan.

Wuku Wukir

Wuku Wukir berlangsung pada 15 sampai 21 November 2026. Periode tersebut mencakup tujuh hari dengan kombinasi pasaran yang terus berubah.

Wukir merupakan bagian ketiga dari siklus wuku yang berlangsung selama November. Dalam pembacaan kalender tradisional, nama wuku biasanya digunakan bersama weton untuk memberikan informasi penanggalan yang lebih lengkap.

Wuku Kurantil

Wuku Kurantil berlangsung pada 22 sampai 28 November 2026. Periode ini dimulai pada Minggu Pon dan berakhir pada Sabtu Wage.

Kurantil merupakan salah satu dari 30 nama wuku dalam sistem Pawukon. Pergantian menuju wuku berikutnya terjadi pada 29 November 2026.

Wuku Tolu

Wuku Tolu mulai berlangsung pada 29 November 2026. Wuku ini berlanjut sampai awal Desember karena satu periode wuku selalu terdiri atas tujuh hari.

Dengan demikian, Tolu tidak hanya berlangsung selama dua hari di bulan November. Periode lengkapnya juga mencakup beberapa hari pada bulan Desember 2026.

Nama-Nama Pasaran Jawa dan Maknanya

Pasaran Jawa merupakan siklus lima hari yang terus berulang dalam sistem penanggalan tradisional. Kelima nama pasaran tersebut adalah Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon.

Setiap pasaran mempunyai nilai neptu yang berbeda. Dalam tradisi masyarakat Jawa, nilai tersebut digunakan untuk berbagai perhitungan berdasarkan weton.

Pasaran Legi

Legi merupakan salah satu dari lima pasaran Jawa dengan nilai neptu 5. Nama ini sering dikaitkan dengan rasa manis dalam penggunaan bahasa Jawa.

Dalam pembacaan primbon, Legi memiliki berbagai simbol dan penafsiran tradisional. Penafsirannya dapat berbeda berdasarkan kitab atau tradisi keluarga.

Pasaran Pahing

Pahing mempunyai nilai neptu 9 dan menjadi pasaran dengan angka tertinggi dalam siklus Pancawara. Pasaran ini muncul pada 1 November 2026 dengan weton Minggu Pahing.

Dalam perhitungan weton, Pahing akan menghasilkan jumlah neptu yang berbeda ketika dipasangkan dengan hari lain. Sebagai contoh, Jumat Pahing memiliki nilai 15 sedangkan Sabtu Pahing mempunyai nilai 18.

Pasaran Pon

Pon memiliki nilai neptu 7 dan merupakan bagian dari siklus lima pasaran. Pada November 2026, pasaran Pon muncul pada beberapa tanggal seperti 2, 7, 12, 17, 22, dan 27 November.

Kombinasi hari dan Pon menghasilkan weton yang berbeda. Contohnya adalah Senin Pon, Sabtu Pon, dan Jumat Pon.

Pasaran Wage

Wage mempunyai nilai neptu 4. Dalam urutan Pancawara, Wage berada setelah Pon dan sebelum Kliwon.

Pasaran Wage muncul pada 3 November 2026 dengan weton Selasa Wage. Kombinasi tersebut mempunyai neptu 7 dari hasil penjumlahan nilai Selasa dan Wage.

Pasaran Kliwon

Kliwon mempunyai nilai neptu 8. Pasaran ini sering mendapat perhatian dalam tradisi masyarakat Jawa karena terdapat istilah malam Jumat Kliwon yang dikenal luas dalam kebudayaan lokal.

Pada November 2026, Kliwon muncul pada 4, 9, 14, 19, 24, dan 29 November. Masing-masing tanggal mempunyai kombinasi weton yang berbeda.

Baca Juga:  Kalender Jawa 2027 Lengkap: Weton, Pasaran, Neptu, Wuku dan Tanggal Penting

Kalender Jawa November 2026 untuk Mencari Hari Kelahiran

Kalender Jawa dapat digunakan untuk mengetahui weton berdasarkan tanggal lahir seseorang. Informasi ini biasanya dibutuhkan ketika keluarga ingin mengetahui hari kelahiran menurut penanggalan tradisional.

Pencarian weton membutuhkan tiga informasi utama yaitu tanggal Masehi, nama hari, dan pasaran. Setelah ketiganya diketahui, tanggal Jawa dapat dicocokkan dengan tabel kalender.

Cara Mengetahui Weton Berdasarkan Tanggal lahir

Berikut langkah sederhana untuk mencari weton kelahiran menggunakan kalender Jawa November 2026.

  1. Siapkan tanggal lahir berdasarkan kalender Masehi.
  2. Cari tanggal tersebut pada tabel kalender November 2026.
  3. Periksa nama hari yang tercantum.
  4. Perhatikan nama pasaran pada tanggal tersebut.
  5. Gabungkan nama hari dan pasaran untuk mendapatkan weton.
  6. Jumlahkan neptu hari dan pasaran jika membutuhkan nilai weton.

Contohnya, seseorang yang lahir pada 14 November 2026 mempunyai weton Sabtu Kliwon. Nilai neptunya adalah 17 dari penjumlahan Sabtu 9 dan Kliwon 8.

Sementara itu, kelahiran pada 25 November 2026 mempunyai weton Rabu Legi. Nilai neptunya adalah 12 dari penjumlahan Rabu 7 dan Legi 5.

Apakah Weton Berubah Setiap Bulan?

Weton berubah mengikuti perputaran hari dan pasaran Jawa. Siklus tujuh hari dan lima hari berjalan bersamaan sehingga kombinasi weton akan berulang dalam pola tertentu.

Dalam satu siklus gabungan, terdapat 35 kemungkinan kombinasi weton. Artinya, satu kombinasi hari dan pasaran akan kembali muncul setelah 35 hari.

Kalender Jawa November 2026 untuk Pernikahan dan Hari Baik

Kalender Jawa sering digunakan masyarakat untuk membantu menentukan tanggal kegiatan adat. Beberapa kegiatan yang biasanya dikaitkan dengan perhitungan weton adalah pernikahan, pindah rumah, membangun rumah, dan acara keluarga.

Dalam tradisi tersebut, perhitungan tidak selalu hanya mengandalkan tanggal Masehi. Sebagian keluarga juga mempertimbangkan weton calon pengantin, neptu, serta aturan primbon yang diwariskan secara turun-temurun.

Mengapa Weton digunakan untuk Menentukan Tanggal Pernikahan?

Weton menjadi salah satu unsur yang dikenal dalam tradisi perhitungan pernikahan masyarakat Jawa. Sebagian keluarga menjumlahkan neptu kedua calon pengantin untuk memperoleh angka yang kemudian ditafsirkan berdasarkan primbon.

Perlu dipahami bahwa tradisi tersebut merupakan warisan budaya. Tidak ada bukti ilmiah bahwa angka weton dapat memastikan keharmonisan atau keberhasilan sebuah pernikahan.

Bagaimana Menentukan Hari Baik Berdasarkan Kalender Jawa?

Penentuan hari baik menurut tradisi Jawa dapat melibatkan beberapa unsur. Berikut beberapa hal yang biasanya diperhatikan.

  • Weton kelahiran: digunakan untuk mengetahui kombinasi hari dan pasaran seseorang.
  • Neptu: angka yang diperoleh dari penjumlahan nilai hari dan pasaran.
  • Tanggal kegiatan: tanggal yang direncanakan untuk melaksanakan acara.
  • Wuku: posisi tanggal dalam siklus Pawukon.
  • Tradisi keluarga: aturan atau kebiasaan yang diwariskan dalam lingkungan keluarga.

Tidak semua keluarga menggunakan metode yang sama. Karena itu, hasil perhitungan dapat berbeda meskipun tanggal yang digunakan sama.

Perbedaan Kalender Jawa, Kalender Masehi, dan Kalender Hijriah

Kalender Jawa, Masehi, dan Hijriah merupakan tiga sistem penanggalan yang mempunyai dasar perhitungan berbeda. Kalender Masehi menggunakan peredaran Bumi mengelilingi Matahari, sedangkan kalender Hijriah menggunakan peredaran Bulan.

Kalender Jawa memiliki unsur perpaduan sistem penanggalan tradisional. Penggunaannya melibatkan siklus hari tujuh harian, pasaran lima harian, bulan Jawa, serta sistem Pawukon.

Sistem KalenderDasar PenanggalanKegunaan
MasehiPeredaran Bumi mengelilingi MatahariAdministrasi dan kegiatan umum
HijriahSiklus peredaran BulanPenentuan tanggal keagamaan Islam
JawaSistem penanggalan tradisional dengan unsur siklus hari dan bulanWeton dan tradisi budaya

Mengapa Tanggal Jawa Berbeda dari Tanggal Masehi?

Tanggal Masehi dan tanggal Jawa menggunakan sistem perhitungan yang berbeda. Akibatnya, angka tanggal dalam kedua kalender tidak selalu sama.

Sebagai contoh, 1 November 2026 bertepatan dengan 21 Jumadilawal 1960 Jawa berdasarkan kalender Bank Indonesia. Sementara itu, tanggal 11 November 2026 sudah memasuki 1 Jumadilakir 1960 Jawa.

Perbedaan tersebut bukan kesalahan penanggalan. Setiap kalender memang mempunyai aturan tersendiri dalam menentukan pergantian tanggal dan bulan.

Kalender Jawa November 2026 Apakah Ada Hari Libur Nasional?

Kalender Jawa merupakan sistem penanggalan tradisional dan tidak secara otomatis menentukan hari libur nasional. Penetapan hari libur di Indonesia mengikuti keputusan pemerintah melalui ketentuan resmi mengenai hari libur nasional dan cuti bersama.

Karena itu, orang yang ingin merencanakan kegiatan kerja atau perjalanan perlu memisahkan informasi weton dari informasi hari libur. Kalender Masehi tetap menjadi acuan utama untuk jadwal administrasi dan kegiatan resmi.

November 2026 mempunyai 30 hari dan dimulai pada hari Minggu. Untuk memastikan status hari libur nasional dan cuti bersama, periksa keputusan resmi pemerintah yang berlaku untuk tahun 2026.

Mengapa Kalender Jawa Masih Digunakan Masyarakat?

Kalender Jawa masih mempunyai tempat dalam kehidupan sebagian masyarakat karena berhubungan dengan identitas budaya dan tradisi keluarga. Penanggalan tersebut bukan sekadar alat untuk menghitung hari tetapi juga menjadi bagian dari warisan pengetahuan masyarakat Jawa.

Dalam kehidupan sehari-hari, kalender Jawa dapat digunakan untuk mengetahui weton kelahiran. Informasi ini juga sering menjadi bagian dari percakapan keluarga ketika merencanakan kegiatan adat.

Menjaga Tradisi Penanggalan Jawa

Pengetahuan mengenai pasaran dan weton biasanya diwariskan dari generasi ke generasi. Orang tua mengenalkan nama-nama hari Jawa kepada anak melalui percakapan dan kegiatan keluarga.

Pemahaman terhadap kalender tradisional juga membantu generasi muda mengenal kebudayaan daerah. Hal ini menjadi salah satu cara untuk menjaga pengetahuan lokal agar tidak hilang.

Memahami Budaya Tanpa Mengabaikan Perkembangan Zaman

Penggunaan kalender Jawa dapat berjalan berdampingan dengan kalender modern. Keduanya mempunyai fungsi yang berbeda sehingga tidak harus saling menggantikan.

Kalender Masehi membantu kegiatan administrasi dan pekerjaan. Sementara itu, kalender Jawa dapat digunakan untuk memahami penanggalan tradisional dan berbagai kegiatan budaya.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menggunakan Kalender Jawa November 2026

Penggunaan kalender Jawa perlu memperhatikan ketepatan data. Hal ini penting karena beberapa situs konversi daring menampilkan perbedaan angka tanggal Jawa untuk tanggal Masehi yang sama.

Sebagai contoh, sejumlah referensi mencantumkan 1 November 2026 sebagai 21 Jumadilawal 1960 Jawa. Namun, beberapa layanan konversi daring menampilkan angka 20 Jumadilawal untuk tanggal tersebut.

Untuk kebutuhan kalender bulanan, tabel di atas menggunakan susunan yang tercantum dalam kalender Bank Indonesia dan memiliki kecocokan dengan referensi Kompas serta Kalenderize.

Beberapa hal berikut juga perlu diperhatikan.

  • Periksa kembali tanggal ketika menggunakan aplikasi kalender Jawa.
  • Pastikan nama pasaran tidak tertukar dengan hari Masehi.
  • Perhatikan pergantian bulan Jawa.
  • Gunakan sumber penanggalan yang konsisten.
  • Bedakan informasi kalender dengan ramalan atau tafsir primbon.
  • Konfirmasikan perhitungan jika digunakan untuk kegiatan adat yang memiliki aturan keluarga tertentu.

Perhatian tersebut membantu mengurangi kesalahan ketika mencocokkan tanggal kelahiran atau menyusun agenda tradisional. Terutama jika kalender digunakan untuk kebutuhan yang melibatkan banyak anggota keluarga.

FAQ Seputar Kalender Jawa November 2026

1 November 2026 weton apa?
Minggu Pahing dengan neptu 14 dan tanggal Jawa 21 Jumadilawal 1960.

10 November 2026 pasaran apa?
Selasa Legi dengan neptu 8 dan tanggal Jawa 30 Jumadilawal 1960.

21 November 2026 weton apa?
Sabtu Pahing dengan neptu 18 dan tanggal Jawa 11 Jumadilakir 1960.

30 November 2026 weton apa?
Senin Legi dengan neptu 9 dan tanggal Jawa 20 Jumadilakir 1960.

Ada berapa wuku selama November 2026?
Ada lima wuku yang muncul yaitu Sinta, Landep, Wukir, Kurantil, dan Tolu.